7 HARI PUISI

Oleh : munir_jb | Untuk : faiqotulannisa
CONTENTS
12/10 ‘15
Tiap manusia itu berjuang
untuk tetap hidup
untuk tetap mempertahankan nafas
untuk kemudian akhirnya kembali pada pangkuan Tuhan
Perjuangan yang sebenarnya
adalah perjuangan untuk mencari
apa sebenarnya tujuan hidup ini
setelah sebelumnya mengenali siapa sejati diri
Darimana kita berasal
dimana kita diturunkan
dimana kita harus berkarya dan berjuang
kemudian kemanakah kita harus melangkah pulang
Kembali pada sang pencipta
setelah menunaikan segala tugas kita di dunia
mengikhlaskan segala ikatan
dan kembali dalam keadaan tenang di akhir perjalanan
12/10 ‘15
Ada hal-hal yang tetap tak terucapkan
dalam renungan dan hembusan malam
ketika kita berdiri terpaku
dan tak beranjak dari titik perhentian
Kemudian ada sebuah keputusan untuk melangkah
melaju dalam bulatnya tekad
tahu bahwa hidup ini sementara
untuk kita habiskan dalam kefanaan masa
Aku berhak untuk bangkit dan pergi
memilih sendiri jalan hidupku
dan membahagiakan semua
yang senantiasa menguatkan pundakku
Esok tak jadi soal
karena pada satu titik aku sudah berhenti
meyakini segala ilusi
dan kemudian meneruskan lagi langkahku ini
12/10 ‘ 15
Hari bergerak menjadi petang
dalam keramaian kantor yang lengang
tempat berlalu lalang
bagaimana mempertahankan capaian
Dalam riuhnya suara yang bergema
di earphone yang menyambung ke telinga
menatap baris demi baris kata-kata
yang hanya processor dan compiler yang bisa membacanya
Kemudian aku menoleh sebentar
ke dalam tab replay-replay dota 2 yang berserakan
yang kadang lucu kadang menyebalkan
bagaimana susunan skill itu beradu
Setidaknya aku tahu bahwa semua tak perlu sempurna
bahwa semua pasti ada celahnya
tinggal kita membawanya dalam tawa
atau menjadikannya alasan untuk kesal
#everyGlitchIsABlessing #perspective
13/10 ‘ 15
Kehadiranmu mengembalikan kesadaranku
untuk kembali menjejakkan kaki
tuk kembali melangkah
dan terus menjelajah waktu
Aku kemudian hadir lagi
dengan segenap kesadaranku
menyempurnakan janji-janji
yang pernah kuucapkan bagi pendahuluku
Ada hal-hal yang kemudian berubah
dalam wajar perjalanan
yang tunjukkan arti pencarian
sesuatu yang kita jadikan arah penantian
Yang kemudian terjadi adalah wajar
jika engkau menjadi bagian jiwaku
tak terpisahkan dari tiap hembus nafasku
dan menjadi arah ku menambatkan laju
#fai
13/10 ‘ 15
Aku tahu ketika menatap wajahmu
bahwa engkau yang akan menemaniku menua
menemani hari-hari pikunku
hari dimana kadang ku tak ingat dimana sandalku
Aku tahu ketika menatap wajahmu
bahwa engkau akan selalu ada di sana
di jarak terdekat antara jiwa kita
dan menemani kemanapun aku mengayunkan langkah
Aku tahu itu semua akan jadi nyata
yang jelas bahwa masa lalu
adalah milik masing-masing kita
namun masa depan adalah milik kita berdua
Dan yang terpenting
adalah aku tahu bahwa di balik semua kekesalanmu
ada jiwa yang selalu menginginkan kebaikan untukku
dan selalu mendoakan lembut jiwaku
#fai
14/10 ‘ 15
Dalam hal yang masih kita yakini
untuk semua yang telah terlewati
perjalanan kita mencari arti
apa yang sebenarnya terlewat dan masih kita cari
Ada pilihan untuk kemudian bertahan
untuk berhenti bersedu sedan
dan kemudian secara dewasa memutuskan
bahwa ikatan ini harus dikuatkan
Selalu ada suara lirih merdu berhembus
dalam rumpun kalbu kita yang tak pernah putus
mengiringi jejak langkah kita
yang akan kita jaga seiring seirama
#fai
15/10 ‘ 15
Kadang kita menumpahkan segala kata
hanya untuk menyatakan bahwa kita sayang
dengan segala tak berbentuknya rasa
yang jelas ketika tiada kita tahu ada yang hilang
Entah bagaimana harus meyakinkanmu
bahwa tak ada sedetikpun jeda
ketika aku membawa namamu dalam tiap doaku
bahwa kita akan menjalani ini semua bersama
Rasa yang sedemikian hingga
menyelimuti tiap-tiap detakan nadi jiwa
yang jadi alasan mengapa senantiasa ada usaha
untuk jadikan esok, esok dan esoknya lagi adalah hari bahagia
Ini bukanlah sekedar rasa yang terurai
ataupun sekedar pembenaran yang lalu lalang saja
namun memang hanya ada rasa damai
ketika kita duduk, berbicara dan menjalani ini semua berdua
Namamu adalah yang terakhir sayang
yang kujaga sebagai hadiah Tuhan
yang akan selalu menjadi penerang
yang dengan itu kita akan jalani hidup seiring sejalan
Dalam tiap detakan waktu
aku hanya ingin tetap terjaga
mencoba untuk belajar bagaimana harusnya
untuk membuatmu senantiasa bahagia
Untuk semua salahku yang alpa
aku tahu akan ada selalu untaian sayangmu
akan ada selalu pemaafan yang bersahaja
bahwa semua hadir dari ketulusanmu
Arti dari semua yang kita jalani
adalah bagimana kita menyadari sepenuhnya
bahwa ada yang takkan terganti
sayang yang sedemikian besarnya dan tiada habisnya
Namun bagaimanapun itu semua
perlukan kesadaran kita berdua
bahwa ada yang harus senantiasa kita jaga
yakin dan percaya yang selalu bersanding dalam tiap doa
16/10 ‘ 15
Kita tahu ada yang selalu kita cari
dalam perjalanan yang sedemikian panjang
dalam detakan waktu yang berlari
memeluk kita dalam cerita yang hilang
Untuk kemudian kusandarkan
hati yang sedemikian lelah berjalan
pada simpul hatimu yang menawan
tawarkan dahaga setelah penat penantian
Ada sejenak yang diam dan tak terkatakan
bahwa ada saat tuk berdiam
menyaksi gemuruh rasa yang tertahan
tuk kita alirkan dalam segenap kalam
Telah kita lewati masa itu
tuk kemudian kita catat sebagai masa lalu
yang ada hanyalah hari yang baru
dimana esok adalah permulaan laju
16/10 ‘ 15
Ketika waktu berhenti
hanya untuk membiarkanmu tiba
memeluk jiwa yang masih terhenti
tuk tetap bernafas tulus jua
Ketika angin tak lagi
berhembus dingin membekukan
biarkan sekat ini meleleh pasti
detik demi detik usainya penantian
Ketika jiwa pun melayang
dalam desiran nadi-nadi arteri
mengejewantahkan arti sayang
yang harusnya sedemikian suci
Ketika ku menemuimu
tuk menyatakan bulat tekad
bahwa aku meminangmu
dan kita akan jadi penerang jagad
Ketika saat itu tiba
hanya ada doa yang terpuja
untuk kesempurnaan sang Pencipta
memeluk dengan kasih ciptaan-Nya
17/10 ‘ 15
Ada banyak sekali hal-hal sederhana
hal-hal yang tak pernah terlupa
dalam lingkupan perjalanan
tempat berhenti dari segala kepenatan
Yang tersisa adalah tawa
yang takkan berhenti adalah canda
yang takkan bisa terganti apapun jua
dalam suasana penuh bahagia
Adalah waktu yang seakan terhenti
seakan demikian enggan berganti
dalam saat-saat yang sedemikian berarti
sebagai titik temu dalam pengembaraan ini
Namamu kemudian terucapkan jelas
sebagai bagian dari perjanjian
yang kita ucapkan di tapal batas
segala penantian dan pengharapan
Gelas demi gelas pun menjadi kosong
iringi tiap kata tanya dan arti
menyepakati hal yang akan kita songsong
dalam lanjutan perjalanan hidup ini